Borobudur

Tentang mempertahankan suatu yang telah tua, seperti borobudur dan ritual-ritual, mengingatkan kita pada asal-usul kita, atau asal-usul yang kita percayai.

Karena dengannya kita hidup lebih percaya diri, selain untuk memaknai kehidupan yang lampau.

Kitapun akan menyadari, apa yang kita lakukan, how big it seems, life goes on. Really, nothing special in the end.

Jadilah baik, berusahalah dengan baik. Itulah pesannya.

Advertisements

On The Way To Haharu

Sekitar jam 10, kami selesai berkemas—dengan malas, tentu!—dan memulai perjalanan hari itu.

Azka, Boni dan aku sudah menyepakati hasil diskusi sekitar 30 menit lalu: kami akan ke arah Haharu, mencari the road to Kalamba. Hal pertama disarankan Anne, seorang cewek Australia yang kami temui saat sarapan di teras pusat villa (karena memang di situlah restoran-nya). Ia datang ke sini untuk menemui partner organisasi sosial-nya, yang memiliki program peningkatan pendapatan di Haharu, dan ia tahu sedikit tentang Kalamba.

Boni menemukan Kalamba di media sosial dan, oh, betapa foto itu kelihatan tidak nyata!

Continue reading

Morinda di Sumba Timur

Aku duduk selonjor di teras. Azka memandang kosong ke depan, dengan kaki-kaki terselip di antara sekat pagar. Boni bersila di kursi. Firman dan Om Bai sudah tiba di penginapan kami jam 9.

Mereka meminta maaf karena bangun terlambat hingga tidak bisa datang pagi sekali seperti yang dijanjikan semalam. Kami buru-buru berkata bahwa hal itu bukanlah jadi masalah. Morinda memberikan kami sambutan meriah di pagi hari.

Continue reading

Gili Gili Gimana Gitu

“Kring…kring…,” dering “klakson” dengan suara khas klak klak sebuah cidomo terdengar dari belakang. Para pengendara sepeda (pengayuh sepeda mungkin lebih tepatnya) di depannya menepi. Kuda penarik cidomo melaju menyalip, dan sepeda-sepeda kembali ke jalurnya semula.

Saya berada di Gili Trawangan. Pulau yang touristy banget dan terkenal seantero jagat raya (ngga juga sih..). Berada di sana seperti berada tidak-di-Indonesia. Di pinggir jalan tepi pantai, wisatawan asing lebih banyak daripada wisatawan domestik. Saya ke sini murni karena penasaran dengan pulau mungil ini, dan cara terbaik untuk menikmatinya adalah dengan bersepeda keliling pulau.

Continue reading