New Web Blog

Hai!

Awal tahun 2019 ini, aku memberanikan diri untuk membuat blogku sendiri. Feel free to visit me ya di ceritachaty.com.

homepage

See you there!

 

Advertisements

Borobudur

Tentang mempertahankan suatu yang telah tua, seperti borobudur dan ritual-ritual, mengingatkan kita pada asal-usul kita, atau asal-usul yang kita percayai.

Karena dengannya kita hidup lebih percaya diri, selain untuk memaknai kehidupan yang lampau.

Kitapun akan menyadari, apa yang kita lakukan, how big it seems, life goes on. Really, nothing special in the end.

Jadilah baik, berusahalah dengan baik. Itulah pesannya.

30 Paspor, Puisi dan Penyelidikan

Ini bukan review buku. Ini adalah tulisan acak tentang apa saja yang sudah saya baca selama bulan Juli ini, dan kebetulan, cocok untuk menemani kita jalan-jalan (kecuali nomor 4), atau dinikmati untuk semakin meningkatkan semangat menjelajah bumi.

  1. 30 Paspor di Kelas Sang Profesor (J.S. Khairen)
    23293200

    Sumber gambar: Goodreads

    Saya sedang membaca buku 30 Paspor di Kelas Sang Profesor. Sinopsis di belakang buku-nya menarik dan tidak sabar untuk membuka lembar demi lembar. Masalahnya, karena bukunya bagus, kadang sayang untuk cepat-cepat diselesaikan.
    Lepas dari itu, buku ini menyenangkan untuk dibaca, mendorong semangat belajar yang mulai redup jadi bersinar lagi, menyadarkan saya bahwa “jalan-jalan” selama ini yang orang mungkin lihat hanya sekadar main, sebenarnya memberi makna lebih bagi hidup banyak orang, termasuk saya, yang tidak bisa saya dapat dari ruang kelas.

  2. Detective Conan (Gosho Aoyama)
    23645685

    Sumber gambar: Goodreads

    Saya sudah menggemari Conan sejak SD (haha). Dan sekarang lebih sering membacanya di internet, karena episode-nya lebih cepat keluar daripada versi cetak. Membaca versi cetak sebenarnya lebih enak, mata tidak cepat lelah, bisa dibawa ke mana-mana, dan tidak perlu internet. Dan poin plusnya adalah, buku ini komik. Ngga pusing baca tulisan melulu!

  3. Selamat Menunaikan Ibadah Puisi (Joko Pinurbo)
    30531785

    Sumber gambar: Goodreads

    Ini adalah buku kumpulan puisi. Isinya hmm, haha, wow, seru. Saya suka membaca buku puisi yang bagus, karena hidup terasa lebih syahdu dengan puisi. Judul puisi-puisi Joko Pinurbo juga tidak biasa, seperti ‘Celana’ contohnya. Selagi menunggu penerbangan atau untuk sekadar baca-baca, buku ini pilihan yang oke. Pastikan selera humor tetap terjaga. Yah, baca aja deh.

  4. Air Crash Investigation (National Geographic TV)
    maxresdefault

    Sumber gambar: Youtube

    Sebenarnya saya tidak “membaca” tapi menonton. Membaca subtitle mungkin lebih tepat ya (hahaha). Air Crash Investigation bercerita tentang penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat. Setiap episode memuat cerita yang berbeda dan kadang penemuan yang membuat saya dan Azka ber-“wooow”-ria. Kadang, hanya diperlukan satu kesalahan kecil untuk akibat yang sangat fatal. Tetapi dari serial ini saya belajar bahwa: (1) Akibat yang fatal itu membawa pelajaran untuk perkembangan dunia di masa depan; dan (2) Dalam dunia aviasi, kecelakaan selalu diakibatkan oleh banyak faktor, tidak mungkin hanya 1 faktor saja.

    Pada awalnya, acara ini memang membuat saya lebih waswas ketika naik pesawat. Semakin saya menonton banyak episode, semakin saya mengerti bahwa transportasi udara adalah yang paling aman di antara semua jalur transportasi. Kompleksnya sistem dan mesin, banyaknya orang yang terlibat, dan ketatnya peraturan dan pengawasan membuat saya semakin yakin bahwa dunia penerbangan sekarang jauh lebih baik.

 

Begitulah. Semoga bermanfaat dan have a nice day!

 

Ibu Bumi

Bumi adalah ibu, dimana kehidupan lahir,
dipelihara dan bertumbuh,
kemudian mati kembali di dalam tanahnya.

Ibu Bumi, tak bisa lagi menopang pembangunan yang begitu cepat.
Ibu Bumi kewalahan mengejar anak-anaknya yang berlari terlalu kencang,
ia kadangkala khawatir mereka akan tersandung dan jatuh dan lecet
ia ingatkan dengan tanda-tanda yang jelas, atas perintah Tuhan.

Anak-anaknya, sebagian peduli dan berhenti sejenak.

Sebagian lain, merasa nyaman dengan kuasanya, tak hiraukan terus apa makna alam yang berubah
padahal kalau mereka tidak tahu, yang lain sudah beritahu
tapi kadang pura-pura tidak tahu
atau malah menolak tahu (?)

Ibu Bumi, Ibu Bumi,
akan seperti ini roda seteru antara anak-anakmu berjalan.

 

Yogyakarta, 19 April 2017.

What Will You Choose?

20170303_183504

May we make a good choice

During our trip at Sumba-Bali in early March, I met strangers—now acquaintances, who seemed to left deep impressions to us (Azka, Boni, me). It is that every time we part, they were all saying similar things, separately.

“I hope you will make good choice ahead.”

“I hope your life will be full of great choices.”

They somehow imply that this life is about our choices. Where you want to be, what you want to be, how you want to be. And those with all other questions will test our courage in taking risk in this life. Bravery, like people say.

What will you choose?

For us, we choose happiness, for everyone.